Direktur RSUD Tarutung Taput Janri Nababan. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Jumlah ibu hamil terutama masuk kategori Pasangan Usia Subur (PUS) pada dua bulan terakhir naik secara drastis di Kabupaten Tapanuli Utara pasca pandemi Covid-19. Update data diperoleh dari Dinas Kesehatan Taput mulai Maret hingga April 2020, angka kehamilan pada Maret sebanyak 1.502 orang, April naik menjadi 2.298 orang.

Jumlah inipun diperkirakan akan meningkat lagi pada Mei 2020. Sebab, perhitungan data akan dilaporkan ke bulan berikutnya. Untuk itu, Taput membutuhkan ruangan operasi ibu hamil standar Covid-19.

Terkait kesiapan Rumah Sakit menangani proses persalinan ditengah pandemi Covid-19 sesuai standar protokol kesehatan, Direktur RSUD Tarutung Janri Nababan menangkap sinyalemen tersebut.

“Sangatlah wajar bila sang ibu merasa cemas tentang proses persalinan saat akan melahirkan ditengah pandemi Covid-19," kata Janri Nababan, Kamis (28/5/2020).

Terlebih ditengah wabah Covid-19 belum berujung menambah kekhawatiran baru bagi ibu hamil begitu juga suaminya. Mereka yang sedang menantikan kelahiran si buah hati dihantui momok Covid-19 dimulai proses kontrol kehamilan berkala ke rumah sakit selama wabah virus Korona.

“Saat ini bukan jaminan lagi pasien PDP yang terkena virus Korona. Orang Tanpa Gejala (OTG) juga sudah banyak positif Virus Korona," tegas Janri.

Saat ini RSUD Tarutung terkendala disaat menangani operasi ibu melahirkan untuk pasien reaktif dan positif Covid-19, harus dikirim ke Medan akibat ruangan operasi harus punya fasilitas ruang tekanan udara negatif.

“Makanya kita sudah mengusulkan melalui Gugus Tugas Covid-19 Taput agar segera dibangun ruang operasi dan sarana pendukung untuk ruang operasi ibu melahirkan," ungkap Janri.

Usulan itu masih realistis karena ruang operasi ibu melahirkan itu diminta dibangun di lokasi ruang isolasi Covid-19.

“Karena sudah ada Ipalnya, jadi gak perlu panjang prosesnya," tambahnya.

Saat ditanyakan apakah saat ini sang Ibu ketika melahirkan bisa ditemani suami atau keluarga, Janri mengatakan tetap protokol Covid-19.

“Itu bisa saja kalau sudah menuruti aturan protokoler kesehatan Covid-19, namun harus ada ruangan tekanan negatif di kamar operasi untuk menjaga hal-hal diluar kemungkinan," pungkasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe