Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi (tengah). Sabtu (5/3/2022). PALAPA POS/ Alfian

BEKASI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi menyatakan dirinya menjadi pemimpin kontingen Kabupaten Bekasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November 2022 mendatang.

"Mohon doa restu agar kita bisa merebut kembali gelar juara umum Proprov Jabar 2022,"katanya usai memberi penghargaan dua pesilat berprestasi internasional di Museum Digital Gedung Juang Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/3/2022).

Dedy mengaku akan memimpin kontingen Kabupaten Bekasi didampingi KONI, Disbudpora, Perangkat Daerah, serta jajaran terkait lainnya guna mencapai target juara umum Porprov Jabar 2022.

"Kita bisa, saya yakin kolaborasi bersama pemerintah daerah, KONI, dan segenap pihak terkait, bisa mewujudkan target bersama, tentu dengan dukungan seluruh elemen,"ucapnya.

BACA JUGA : Pemkab Bekasi Beri Penghargaan Peraih Medali SEA Pencak Silat

Dia berharap, segenap unsur mulai dari masyarakat, pecinta dan praktisi olahraga, hingga swasta serta perangkat daerah tentunya turut berperan aktif memberikan kontribusi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

"Tanpa dukungan semua pihak mustahil mewujudkan target kita. Nanti akan saya gerakkan sektor industri, banyak kawasan industri untuk mendukung prestasi olahraga kita,"ungkapnya

Segenap perangkat daerah serta BUMD juga akan dikerahkan agar mampu meraih hasil maksimal dengan menempatkan mereka selaku bapak angkat setiap cabang olahraga (Cabor) yang berlaga di Porprov Jabar 2022 nanti.

"Tahun 2018 saat Porprov Jabar berlangsung saya menjadi Ketua cabang olahraga (Cabor) panjat tebing. Porprov 2022 saya akan pimpin langsung kontingen Kabupaten Bekasi,"kata Dedy.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan mengatakan misinya pada Porprov 2022 mendatang adalah, mengembalikan harga diri yang hilang dengan meraih predikat juara umum.

"Tidak ada kata lain karena prestasi adalah harga diri. Kita sudah desain untuk menjadi juara umum. Tahun 2014 kita juara umum, 2018 peringkat ketiga ini berarti kehilangan harga diri dan di 2022 nanti tekad kami adalah mengembalikan harga diri yang hilang. Mudah-mudahan di bawah bimbingan Bapak Plt Bupati dan Bapak Sekda kita dapat mewujudkan ini," kata dia.

Reza menyebut sejauh ini program pelatihan cabang menuju Porprov Jabar 2022 sudah berjalan sesuai koridor juara umum dan dengan waktu yang tersisa, persiapan para atlet juga sudah lebih dimaksimalkan.

"Berkat dukungan semua pihak, saat ini tugas KONI dalam persiapan Porprov yaitu menyusun strategi pelatihan yang mana kita juga sebenarnya sudah on the track. Tapi kita mau ini lebih dimaksimalkan kembali,"kata dia.

Penulis : Alfiyan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Sosialisasi 'RIDHO' Diatas Rumput Hijau

KOTA BEKASI - Berbagai cara dilakukan para tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut tiga, Tri Adhianto-Abdul Harris Bobihoe (RIDHO) untuk terus mensosialisasikan dan

Tri Adhianto Serahkan Bonus Kepada Atlet PON Aceh-Sumut

KOTA BEKASI - Sebanyak 53 atlet Kota Bekasi mengwakili kontingen Jawa Barat peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh - Sumut mendapat bonus dari KONI setempat.

Tridatu Golf 2024 Diikuti 145 Peserta

BANTEN  - Tridatu Golf bertajuk 'Play Golf for Charity' yang diinisiasi oleh Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA KMHDI) berhasil digelar, M

Dewan Minta Pj Wali Kota Dukung Kota Bekasi Tuan Rumah Porprov Jabar

BEKASI  - Anggota DPRD Kota Bekasi, Komarudin meminta dan mneyerukan agar  Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad mendukung persiapan Kota Bekasi menjadi tuan ruma

Jelang Perhelatan Porprov Jawa Barat, Tri Adhianto Janji Kota Bekasi Menjadi Tuan Rumah

KOTA BEKASI - Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan dirinya akan berupaya agar Kota Bekasi menjadi tuan rumah saat perhelatan Pekan Olahraga P

Pengurus IPSI Datangi Kantor KONI Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

KOTA BEKASI - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi datangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi. Hal tersebut dil