Bupati Taput Nikson Nababan. PALAPAPOS/Hengki Tobing

TAPANULI UTARA – Hasil survei lembaga Sucofindo menyebutkan responden memilih akan kuliah di Universitas Negeri Tapanuli Utara (UNTARA) setelah universitas favorit di Indonesia. 

Demikian hasil survei Sucofindo diterima palapapos.co.id, Jumat (5/3/2021) dari Tim Konsultan Sucofindo Khirul Umam.

Usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) transformasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menjadi UNTARA melibatkan lembaga Sucofindo melakukan pengkajian dan survei apabila pendirian UNTARA terwujud.

Bersasarkan hasil survei dilakukan Sucofindo terhadap 6.018 siswa tersebar di kawasan Tapanuli Raya. 75 persen menjawab ingin melanjutkan kuliah di luar Tapanuli seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Responden berasalan ingin mencari pengalaman di luar daerah dan program studi yang diinginkan belum tersedia di kawasan Tapanuli Raya.

Selebihnya, responden menetapkan pilihan melanjutkan kuliah di UNTARA jika UNTARA berdiri.

Di sisi lain, berdasarkan hasil survei, banyak juga lulusan SMA/SMK Tapanuli Raya tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi keluarga, apalagi kalau harus kuliah ke luar daerah.

Masih berdasarkan hasil kajian Sucofindo, sebesar 100 persen dari 24 responden tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pemerhati pendidikan berpendapat pendirian UNTARA akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah di Tapanuli Utara.

BACA JUGA: Lembaga Survei Sucofindo Rekomendasikan Pendirian UNTARA

BACA JUGA: Bupati Taput Sampaikan Dampak Positif UNTARA

Sebanyak 11.219 responden masyarakat, sebesar 99,1 persen berpendapat bahwa keberadaan UNTARA akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, 95,7 persen berpendapat bahwa keberadaan UNTARA akan meningkatkan daya saing pariwisata di daerah Tapanuli Utara dan sekitarnya, 99 persen berpendapat bahwa keberadaan UNTARA akan meningkatkan perekonomian masyarakat secara keseluruhan dan meningkatkan citra Tapanuli Raya di Indonesia.

Menurut Khirul Umam, berdasarkan hasil sejumlah survei tersebut, Sucofindo merekomendasikan pendirian perguruan tinggi di wilayah Tapanuli Utara sangat dibutuhkan terutama oleh siswa berada di kawasan Tapanuli Raya diantaranya Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tobasa dan Samosir).

Lanjut Sucofindo, keberadaan UNTARA disebut akan memiliki dampak ekonomi cukup besar melalui investasi kegiatan ekonomi yang dibutuhkan mahasiswa maupun pengunjung lainnya.

Selain itu, keberadaan UNTARA akan mengurangi uang keluar (capital out flow) dan membantu mengurangi biaya pendidikan orang tua jika menguliahkan anak ke Medan, Jawa dan pulau lainnya, sehingga diharapkan kegiatan ekonomi di wilayah Tapanuli Raya dapat berkembang.

Sucifindo juga merekomendasikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara perlu melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat mengenai upaya pendirian UNTARA dengan dukungan seluruh pihak berkepentingan.

Potensi dan dukungan masyarakat harus dijadikan tolok ukur kebijakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memperkuat keberadaan UNTARA sebagai episentrum pendidikan di wilayah Tapanuli Raya yang mampu meningkatkan kualitas SDM unggul dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti diketahui, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan telah menyurati Presiden Joko Widodo tentang usulan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya, pada 28 Januari 2021.

Usulan tersebut juga melampirkan hasil kajian studi kelayakan pendirian UNTARA oleh tim ahli diketuai Prof Dr. Marlon Sihombing, MA dan hasil analisis dampak ekonomi pendirian UNTARA dari lembaga survei Sucofindo.

 

Penulis: Hengki Tobing

Editor: Oloan Siahaan

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe