Ilustrasi. PALAPAPOS/Istimewa

BEKASI - Anggota DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary mengatakan normalisasi sungai di Bekasi harus dipercepat untuk mencegah terjadi banjir di daerah itu.

Menurut Latu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR harus segera menormalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas dari hulu ke hilir yang telah dianggarkan sebesar Rp 4,7 triliun.

“Janji yang sudah disampaikan pada tahun 2020 sampai saat ini belum jelas kapan realisasinya,” kata Latu, Selasa (9/2/2021).

Sambung Latu, warga Kota Bekasi kembali dilanda kecemasan akan terjadinya banjir besar seperti awal tahun 2020.

Lebih jauh, ia mendesak Pemerintah Kota Bekasi lebih pro aktif menagih janji tersebut, dan duduk bersama semua stakeholder agar normalisasi sungai segera terealisasi.

BACA JUGA: BPBD: Tiga Lokasi di Kota Bekasi Masih Terendam Banjir

Menurutnya, Komisi II, DBMSDA, PUPR melalui BBWSCC dan KP2C serta seluruh stakeholder membahas peta desain penanganan banjir khususnya di Kota Bekasi.

“Normalisasi hal utama yang harus dikerjakan, selanjutnya peningkatan tanggul dan pembebasan lahan warga disekitar bantaran sungai. Idealnya hal ini dilakukan secara bertahap atau multiyears,” jelas Latu.

Anggota Komisi IV itu menyampaikan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Bekasi.

“Pertama adalah normalisasi sungai, karena terakhir Kota Bekasi melakukan normalisasi sungai di tahun 1973, sudah 48 tahun yang lalu,” tegasnya.

“Kebijakan buka tutup pintu air Kota Bekasi sesungguhnya ada pada kewenangan BBWSCC dengan level ketinggian 18.6 meter dibukanya pintu air. Dengan diturunkannya level ketinggian air dalam dua digit menjadi 16.6 meter sesungguhnya sudah mencegah banjir," sambung Latu.

Lanjut Latu, pembuatan banjir kanal seperti di Kota Jakarta dan juga di Kota Semarang bisa dilakukan dan peningkatan serta penguatan tanggul. Terakhir adalah perbaikan sistem drainase.

"Sesungguhnya Kota Bekasi belum memiliki blue print sistem drainase yang terstruktur dengan baik. Semoga PR ini cepat diselesaikan serta direalisasikan,” tandasnya. (rez)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.