Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat membuka Rapat Kerja Tahunan KONI Kota Bekasi tahun 2020. PALAPAPOS/Reza Aulia
BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjanjikan bonus Rp 200 juta untuk atlet peraih emas dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV tahun 2022.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat membuka Rapat Kerja Tahunan (RKT) KONI Kota Bekasi tahun 2020 di Caldera Resort, Kampung Lebak Wangi, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/12/2020).
“Jika sebelumnya pada Porda lalu, Pemerintah Kota Bekasi memberikan bonus atlet peraih medali emas Rp 100 juta, besok (Porda 2022-red) kita akan berikan Rp 200 juta,” kata Wali Kota langsung disambut gemuruh tepuk tangan peserta RKT dari unsur cabang olahraga (cabor) dan pengurus KONI Kota Bekasi.
Untuk menegaskan pernyataannya, Wali Kota langsung menunjuk Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Dinar Faisal untuk merelealisasikan.
“Nih, saya sengaja bawa Kepala Bappeda Kota Bekasi, Pak Dinar agar mempertahankan Rp 200 juta per atlet peraih medali emas. Jangan dikurangi lagi,” lanjut Rahmat Effendi kian menambah semangat, emosi dan gengsi pengurus cabor dan KONI Kota Bekasi.
Dalam suksesi menuju tiga besar Porda XIV Jabar 2022, Rahmat Effendi biasa disapa Bang Pepen, juga akan mengevaluasi anggaran yang akan dihibahkan kepada KONI Kota Bekasi. Sebelumnya dalam Paripurna DPRD Kota Bekasi beberapa waktu lalu, anggaran KONI Kota Bekasi pada tahun 2021 disahkan sebesar Rp 10 miliar.
“Saya jamin pada 31 Desember 2020, pukul 00:00 WIB setelah tryout buku Pemerintah dan DPRD dievaluasi. Silpa kita masih ada 150 persen dari anggaran yang diketuk kemarin. Karena sudah dievaluasi, maka anggaran mencapai Rp 25 miliar,” tegas Bang Pepen.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi diabadikan bersama undangan dan peserta Rapat Kerja Tahunan (RKT) KONI Kota Bekasi. PALAPAPOS/Reza Aulia
Menurut Wali Kota, dalam mencapai proses prestasi selain membutuhkan strategi, tentunya dibutuhkan juga anggaran yang diperuntukkan untuk kebutuhan cabor sebagai pembina atlet.
“Tugas saya memotivasi, target tiga besar bukan semata-mata tiga besar, tetapi menjadi yang terbaik di tiga besar itu. Kita jalin sinergitas, bukan sinergitas interaktif, tapi perintah. Saya Wali Kota memerintahkan Dispora, Dispora memerintahkan Ketua KONI, Ketua KONI memerintahkan cabor, lalu cabor berpikir mencetak atlet berprestasi untuk mendapatkan penghargaan atau piala di Porda Jabar,” paparnya.
Lebih jauh, ia pun memberikan peringatan kepada Dispora Kota Bekasi untuk membuat proses perencanaan awal tahun 2022. Ia meminta agar Dispora dapat memperhatikan cabor mana saja berpotensi besar meraih prestasi.
“Kalau anggaran 2021 nanti Rp 25 miliar, maka harus dilihat cabor mana saja yang akan mendominasi medali, lalu disiapkan sarana dan prasarananya,” tandasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan mengatakan, RKT membahas target dan strategi mendapatkan peringkat tiga besar pada Porda Jabar 2022.
“Di sinilah kunci tiga besar itu kita bahas. Kedatangan Wali Kota Bekasi merupakan support penuh Pemerintah Daerah kepada KONI Kota Bekasi demi menyukseskan babak kualifikasi menuju tiga besar Porda XIV tahun 2022,” ujarnya.
Selain Wali Kota Bekasi, turut hadir Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro, Ketua Banggar DPRD Kota Bekasi Abdul Muin, Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmad Faysal, Kadispora Kota Bekasi Ahmad Zarkasih dan Kepala Bappedda Dinar Faisal. (rez)





Comments
Leave a Comment