Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Maryadi (kiri). PALAPAPOS/Reza Aulia
BEKASI – Terkait kisruh gedung Partai Golkar Kota Bekasi hingga menjadi polemik, giliran Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Maryadi mengecam pernyataan politisi senior Partai Golkar Kota Bekasi Tamimah di media.
Maryadi berharap, Tamimah sebagai kader senior memberikan pencerahan kepada seluruh kader partai beringin itu terkait sejarah sebenarnya dari gedung Partai Golkar Kota Bekasi.
"Sebagai kader senior yang tahu sejarah gedung Golkar seharusnya memberikan pencerahan sejarah gedung Golkar yang sebenarnya, bukan malah membuat polemik diinternal dengan pernyataan di media yang tidak mendasar," kata Maryadi, baru-baru ini.
Meskipun dirinya tidak mengalami proses awal dari sejarah gedung tersebut, namun Maryadi menyebut, bahwa ia telah mempelajari dokumen dari aset Golkar itu.
"Saya tidak mengalami proses awal, tetapi saya pelajari sejarah dan dokumennya bahwa mengenai aset gedung Golkar tidak bisa lepas dengan DPD Kabupaten Bekasi, karena gedung itu dulunya milik Kabupaten Bekasi, karena ada pemekaran kota Bekasi. Ibu Hj Tamimah saya yakin lebih faham karena saya termasuk juniornya," terangnya.
BACA JUGA: Dinilai Memperkeruh Suasana, Abdul Manan Sayangkan Pernyataan Tamimah di Media
Lebih lanjut, Maryadi berharap, kader senior seperti Tamimah memberikan contoh baik kepada kader lainnya agar tidak mengeluarkan komentar di media membuat gaduh dan perpecahan diinternal partai.
"Seharusnya memberikan arahan yang positif agar situasi internal partai kondusif, bukan malah mengeluarkan pernyataan yang tidak mendasar," tegasnya.
Dirinya berharap, menjelang Musda Partai Golkar Kota Bekasi ke-V, semua dapat berjalan dengan kondusif dan lancar hingga berlangsungnya Musda.
"Jangan ada lagi kegaduhan. Kita semua harus kompak demi menjaga marwah partai," tandasnya. (rez)





Comments
Leave a Comment