Bupati Taput diwakili Asisten II Osmar Silalahi saat menyerahkan simbolis Kartu Sehat Sejahtera (KKS) Sembako tahap kedua di Gedung Serbaguna HKBP Sipahutar. PALAPAPOS/Alpon Situmorang
TAPANULI UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) mulai menyalurkan program bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap kedua.
Untuk program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berupa sembako akan diterima melalui E Warung, ada sebanyak 4.118 Kartu Penerima Manfaat (KPM) diserahkan di Kecamatan Garoga, Pangaribuan dan Sipahutar di Gedung Serbaguna HKBP Sipahutar, Kamis (13/8/2020).
Bupati Taput diwakili Asisten II, Osmar Silalahi menyebutkan penyaluran program sembako adalah pemenuhan kuota tahap kedua.
“Pak Bupati telah bekerja keras untuk mendapat tambahan kuota tahap dua sebanyak 4.118 untuk 15 Kecamatan," sebut Osmar Silalahi.
Menurutnya, terbesar penerima manfaat berada di tiga Kecamatan yakni Garoga 352 KPM, Pangaribuan 400 KPM dan Sipahutar 360 KPM.
“Nanti penerima manfaat sembako akan mendapatkan uang elektronik Rp 200 ribu perbulan dari bulan Juni, Juli dan Agustus sehingga totalnya Rp 600 ribu ditukar bentuk sembako melalui E Warung yang telah dihunjuk," jelasnya.
Osmar berharap, dengan bantuan sembako tahap kedua penerima terbantu.
“Mari manfaatkan guna kebutuhan pangan, dan juga Bupati berpesan, kita jangan jual padi demi perkuatan pangan, perkuat ketahanan pangan dengan bertanam Jagung, Ubi Kayu hingga tahun depan menunggu panem raya," pungkasnya.
Kadis Sosial melalui Kabid Fakir Miskin dan Pengolahan Data, Ferry Tobing menyebutkan, penerima KPM saat ini merupakan bagian program sembako reguler. Bantuan sembako senilai Rp 200 ribu perbulan ditukarkan di 119 E Warung.
“Pada bulan Juli terdapat 14.350 KPM dengan jumlah anggaran Rp 2.870.000.000 dan sebelumnya Mei ada penambahan KPM perluasan 1.419 KPM dan saat ini kuota tahap kedua ada 4.118 KPM," kata Ferry Tobing. (als)





Comments
Leave a Comment