Ratusan anggota Satpol PP Tapanuli Utara disebar masing-masing dipangkalan di 15 Kecamatan untuk memantau penyaluran tabung gas elpiji subsidi 3 Kg. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA – Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diterjunkan mengawasi penyaluran distribusi tabung gas elpiji subsidi isi 3 Kg di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Bahkan bukan hanya melakukan pengawalan truk pengangkut sejak dari perbatasan Sipintupintu- Siborongborong, Satpol PP juga disebar diseluruh pangkalan 15 Kecamatan di Tapanuli Utara.

“Ya, kita diperintahkan Pak Bupati terjun langsung memantau pendisitribusian tabung gas elpiji sejak tiba dari lokasi pengambilan di SPBE Sibisa Toba," ungkap Kasat Pol PP Taput Rudi Sitorus, Jumat (10/7/2020).

Alur pengawasan dilakukan pihaknya dimulai dari perbatasan setelah agen mengambil tabung jatahnya di gudang kemudian menurunkan di pangkalan bahkan pangkalan menjual kepada konsumen.

“Pengawasan selama tiga hari yang kita lakukan melekat, anggota kita sebar bahkan hingga Kecamatan selain monitoring keliling," akunya.

Pengawasan melekat dilakukan pihaknya diharapkan Rudi dapat menjadi shock terapi bagi agen ataupun pangkalan untuk tidak bermain-main dengan harga tabung subsidi telah disepakati.

“Pengawasan ini akan kita lakukan satu bulan penuh, dan kita minta bila ada pangkalan yang berani menjual gas elpiji subsidi diatas HET laporkan, kita akan tindak," tegasnya.

Dari tiga hari pengawasan dan pengawalan distribusi tabung gas elpiji, Rudi mengatakan menemukan pangkalan menjual diatas HET.

“Saat ini belum ada yang berani, dan kita harap tanpa diawasi pun nantinya jangan ada yang coba-coba karena sanksinya pencabutan izin pangkalan," ancamnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dihimpun harga eceran tertinggi (HET) tabung gas elpiji isi 3 Kg di Tapanuli Utara yakni Rp 18.000 untuk Kecamatan Tarutung, Siatas Barita, Sipoholon dan Siborongborong.

Untuk Kecamatan Adiankoting, Pahae Julu, Pagaran dan Sipahutar HET Rp 18.500, Pahae Jae, Pangaribuan dan Muara HET Rp 19.500, Simangumban dan Purbatua Rp 20.000, Parmonangan Rp 20.500 dan Garoga Rp 21.000. (als)

Baca Juga: Pemkab Taput Akan Cabut Izin Pangkalan Jual Gas Subsidi Diatas HET

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe