Satpol PP Taput saat mengamankan puluhan Gepeng meresahkan masyarakat. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melakukan razia gembel dan pengamen (Gepeng) di seputaran kota Tarutung, Jumat (6/3/2020).

Razia dilakukan Tim Satpol PP disebar sejumlah titik sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas. Para Gepeng diamankan dari pinggiran tanggul Aek Sigeaon, Gedung Serbaguna dan Pajak Tarutung.

Dari hasil pendataan Satpol PP, jumlah keseluruhan Gepeng diamankan sebanyak 21 orang sementara satu berhasil luput dari kejaran petugas.

Salah seorang Gepeng boru Sirait mengaku mereka datang dari berbagai daerah yakni Aek Kampang Kandis, Sigambal Asahan, Tolan, Blok Songo Kota Pinang, Medan, Padang, Sikampak, Padang dan Rantau Parapat.

“Kami bang semalam nyampe di Tarutung, dan satu rombongan menumpang pick up dari Indrapura Tebing Tinggi," aku wanita yang perutnya membuncit akibat hamil.

Wanita yang masih dibawah umur itu mengatakan mereka sempat mengamen dan tidur didekat jembatan Tanggul Aek Sigeaon.

“Kami tidak mencuri atau mengganggu bang, hanya datang mengamen," kata boru Sirait.

Salah satu Gepeng tertua bermarga Panjaitan asal Silimbat, Balige mengakui mereka satu komunitas.

“Kami saling kenal ditempat dan berkumpul lalu keliling dari satu kota ke kota lainnya hanya untuk mengamen," kata Panjaitan.

Sementara itu, Kasat Pol PP melalui Kabid Penegakan Perda, Maradu Sitompul mengatakan Gepeng diamankan karena mulai meresahkan masyarakat.

“Kita ingin menjaga Kota Tarutung bebas Gepeng dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan apalagi mereka satupun mengantongi identitas," kata Maradu Sitompul.

Tindakan yang dilakukan bagi puluhan pengamen disebut Maradu telah dikordinasikan ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke tempat asalnya.

“Intinya mereka tidak boleh lagi berada dan menjamur di Taput," pungkasnya.

Pantauan palapapos.co.id, puluhan Gepeng yang rata-rata dibawah umur didata, kemudian diberikan pembinaan. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe