Bupati Taput Nikson Nababan saat Sidak, Senin (17/2/2020), melihat fasilitas RSUD Tarutung yang masih butuh pembangunan. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Selain peningkatan kualitas pelayanan pasien berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara melalui pembangunan fisik. Upaya penyertifikatan lahan juga merupakan salah satu perintah Undang-Undang dalam kerangka pengamanan aset yang harus dilakukan Pemerintah.

“Kita punya planning besar untuk RSUD Tarutung, beberapa kali terganjal akibat status lahan karena HKBP mengklaim itu milik mereka," kata Bupati Taput Nikson Nababan disela melakukan Sidak, Senin (17/2/2020).

Nikson mengatakan, kondisi bangunan maupun sarana prasaran RSUD butuh pengembangan melihat fakta tingkat kunjungan pasien membludak.

“Kalian lihat sendiri, kita tidak bisa berbuat lebih untuk pengembangannya, hanya bisa rehab kecil, padahal puluhan miliar anggaran bisa kita rebut untuk membangunnya. Makanya kita tidak mau lagi ini jadi ganjalan," ungkap Bupati.

Saat ditanyakan Surat Pastoral Ephorus HKBP bahwa Bupati Taput melanggar kesepakatan dan tetap mengklaim lahan RSUD milik HKBP, Nikson mengaku dirinya tidak pernah menanda tangani surat pernyataan kalau tanah tersebut adalah milik HKBP.

“Tapi kalau Pemerintah dan HKBP sama-sama memajukan pelayanan RSUD demi pelayanan kesehatan masyarakat Tapanuli Utara, itu yang saya sepakati, dan jauh sebelum menjadi Bupati tidak pernah terdengar masalah sengketa kepemilikan, namun itu muncul setelah kita mau mengembangkannya," ujar Nikson.

Selain itu sebutnya, selaku Pemerintah wajib mengamankan dan menjaga aset serta tidak boleh mengalihkan ke pihak ketiga.

"Selaku kepala daerah saya wajib menjaga aset Pemerintah seperti RSUD. Saya tidak berwenang menyerahkan lahan dan bangunan tersebut kepada pihak HKBP, walaupun saya sendiri jemaat (ruas) HKBP," tegas Bupati.

Dirinya berharap, masalah kepemilikan tanah tersebut agar diselesaikan secara hukum tanpa melibatkan jemaat (ruas) dan masyarakat umum.

“Kalau memang itu bukan punya kita menurut hukum, ya kita pindah tapi alangkah baiknya HKBP mengalah demi kemajuan RSUD Tarutung," pintanya.

Seperti diketahui, Pemerintah dan Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) saling klaim masalah kepemilikan lahan Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Bahkan, dalam ibadah Minggu (16/2/2020) dibacakan Surat Pastoral Ephorus HKBP dalam Warta Jemaat di Gereja HKBP Pearaja kalau lahan RSUD Tarutung adalah tanah milik HKBP berdasarkan surat serah terima tanah dan bangunan dari Rheinische Missiongesellschaft (RMG) kepada HKBP pada tanggal 8 Juni 1928 di Pearaja.

Selanjutnya surat pengembalian aset tanah dari Kementerian Kesehatan RI ke HKBP tahun 1954 silam dan perjanjian kerjasama untuk meningkatkan pelayanan pada RSUD antara HKBP dengan pihak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Terkait adanya surat Pastoral yang dibacakan dalam ibadah Minggu di HKBP, hingga berita ini diturunkan Humas HKBP belum bisa dihubungi. (als)

Baca Juga: Pasien Membludak, RSUD Tarutung akan Tambah Dokter Spesialis Jantung

Baca Juga: Bupati Nikson Sidak RSUD Tarutung Usai Pimpin Hari Kesadaran Nasional

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe