Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

BANDUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menetapkan oknum pegawai honorer berinisial RI menjadi tersangka kasus penyebaran video asusila yang berpakaian seragam ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jawa Barat, AKBP Hari Brata mengatakan video tersebut diduga dibuat di area parkir sebuah pusat perbelanjaan Kabupaten Purwakarta saat RI bersama tokoh di dalam video yang merupakan teman perempuannya berinisial RJ itu beristirahat kerja. Sedangkan RJ dalam kasus ini masih berstatus sebagai saksi dalam penyidikan.

"Tersangka merekam video itu kejadiannya di dalam mobil sedan putih sekitar bulan Juni lalu," kata Hari di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (20/9/2019).

Berdasarkan keterangan, Hari menyebut RI dan RJ sejak setahun lalu telah menjalin hubungan gelap meski keduanya telah menikah dan memiliki pasangan masing-masing. Keduanya, kata Hari, merupakan tenaga pengajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purwakarta.

"Motifnya yang bersangkutan ini melakukan pacaran, karena dia diduga sudah berkeluarga, ini dilakukan karena cemburu, dia (RI) hanya ingin minta hubungan balik dengan (RJ)," kata dia.

Menurutnya kedua tokoh dalam video tersebut mengenakan seragam ASN Pemprov Jawa Barat karena instruksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang mengharuskan hal itu meski mereka masih berstatus honorer.

Sementara RJ berdasarkan keterangan tidak menyadari bahwa RI merekam tindakan asusila tersebut. RJ hanya mengetahui ketika video tersebut tersebar di media sosial.

"Ia (RJ) tidak sadar bahwa itu direkam, tapi setelah itu (video) tersebar dia sadar bahwa itu direkam," katanya.

Sebagai pelaku, RI mengaku khilaf saat menyebarkan video tersebut. Ia kesal lantaran RJ mencampakkan dirinya karena saat itu mereka menjalin hubungan gelap. "Iya (sakit hati), dia mendadak meninggalkan saya," kata RI. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr