Salah satu peserta pelatihan tampak diajari cara memasang mesin jahit sebelum digunakan disaksikan Tim CSR dan Sekdis Ketenagakerjaan. PALAPA POS/Alpon Situmorang

TAPUT – Perusahaan Panas Bumi Sarulla Operation Limited (SOL) menggelar kursus gratis menjahit bagi kaum perempuan di BPP Silangkitang Pahae Jae, Jumat (13/9/2019).

Hal ini dilakukan SOL untuk menambah pendapat perekonomian keluarga serta mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pelatihan difasilitasi SOL menggandeng Pemkab Taput yakni berupa dukungan pemakaian mesin jahit serta instruktur Carles Sirait selama sebulan melatih 11 warga keterwakilan 11 Desa terdampak di lokasi SIl dan NIL.

Supervisor CSR Fella Situmorang dalam kesempatan tersebut mengungkapkan latar belakang pelatihan kursus menjahit gratis tersebut atas usulan warga.

"Banyak masuk usulan baik salon, bertenun maupun menjahit. Namun inilah yang masih kita bisa realisasikan," katanya.

Fella berharap selama sebulan kedepan, para peserta sudah mampu menjahit bahkan kalau bisa buka dirumahnya.

“Sebentar lagi bulan Desember akan banyak warga menjahit baju maupun kebaya, harapan kami ini peluang yang ditangkap peserta menambah perekonomian keluarga," harapnya.

Fella juga berharap, warga mendoakan perusahaan SOL semakin maju dan optimal produksinya. "Jika produksi capai target pastinya akan banyak lagi program CSR ke masyarakat yang bisa membantu perekonomiannya," katanya.

Sekdis Ketenagakerjaan Despin Butar Butar dalam kesempatan itu menyambut baik serta mengapresiasi program CSR SOL.

"Ini wujud perusahaan dukung visi misi Lumbung SDM berkualitas disamping meningkatkan perekonomian warga setempat," katanya.

Despin berharap sebulan kedepan peserta mampu menambah ilmu serta banyak bertanya ke instruktur.

“Pelatih yang kita datangkan sudah ahli dibidangnya, peserta harus punya target jangan hanya asal ikut saja. Manfaatkan peluang serta fasilitas yang diberikan perusahaan," harapnya.

Mewakili Camat Magdalena Simatupang juga berharap peserta memanfaatkan kesempatan tersebut. “Banyak daerah lain iri akan fasilitas yang diterima desa terdampak, Saya harap bisa menambah perekonomian keluarga," katanya.

Kades Silangkitang Kriston Sinaga menyambut baik pelatihan menjahit gratis. "Kami harap kedepan program sejenis tetap berlanjut dan SOL semakin maju sehingga dapat berdampak positip bagi masyarakat," katanya.

Humas SOL Alden Sitompul berharap moment ini dimanfaatkan peserta. “Sudah banyak program yang kita beri ke warga terdampak melalui CSR, doakan kami maupun perusahaan agar optimal produksinya," katanya.

Tampak turut hadir Tim CSR Sardiman Siregar, Tahoma Tobing, Nina Sitompul dan Lambas Sihombing. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe