Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap Indonesia bisa ekspor mobil listrik ke Australia hingga Afrika di masa mendatang.

"Karena kita punya FTA (perjanjian perdagangan bebas) dengan Australia, di mana Australia tidak memiliki pabrik mobil lagi sekarang, jadi kita akan ekspor ke sana," kata Luhut di Jakarta, Senin (13/1/2019).

Menurut mantan Menko Polhukam itu, industri mobil listrik nasional diyakini akan terus berkembang. Ia memperkirakan industri mobil listrik akan terbangun dalam empat hingga lima tahun ke depan.

"Tapi untuk sepeda motor, kita berharap tahun depan sudah bisa kita mulai. Atau mungkin malah tahun ini dengan baterai lokal yang kita punya," katanya.

Selain dikembangkan di dalam negeri, Luhut mengatakan ekspor kendaraan listrik itu juga diharapkan bisa dilakukan ke negara ASEAN.

"Satu lagi mimpi kami, karena kita sekarang sedang perundingan FTA dengan pantai timur Afrika yaitu Mozambik dan Kenya, kita harap bisa ekspor mobil listrik sampai ke sana," katanya.

Luhut mengatakan optimisme akan berkembangnya kendaraan listrik juga didukung oleh berdirinya pabrik bahan baku baterai listrik di Morowali, Sulawesi Tengah.

PT QMB New Energy Materials merupakan wujud kerja sama antara perusahaan Tiongkok, Indonesia dan Jepang yang terdiri dari GEM Co.,Ltd., Brunp Recycling Technology Co.,Ltd., Tsingshan, PT IMIP dan Hanwa.

Pabrik ini akan dikembangkan dengan lahan seluas 120 hektare. Total investasi yang ditanamkan sebesar 700 juta dolar AS dan akan menghasilkan devisa senilai 800 juta dolar AS per tahun. Dari pabrik ini juga bakal menciptakan penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 2.000 orang.

PT QMB New Energy Materials memiliki kapasitas konstruksi nikel sebesar 50.000 ton dan kobalt 4000 ton, yang akan memproduksi di antaranya 50.000 ton produk intermedit nikel hidroksida, 150.000 ton baterai kristal nikel sulfat, 20.000 ton baterai kristal sulfat kobalt, dan 30.000 ton baterai kristal sulfat mangan. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.