Kadisdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Hidayat, saat diwawancarai wartawan. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI – Fenomena cetak kartu vaksin seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Hidayat menegaskan, tidak pernah  menganjurkan. Kalaupun di cetak oleh masyarakat, lebih menyarankan dicetak secara individu tanpa melalui percetakan.

"Kalau saya melihat begini, tidak ada yang bisa "dicolong" kalau bentuk kartunya "fisik" seperti yang viral saat ini. Karena saya juga udah coba scan barcode hanya angka dan tidak ada apa-apanya. Artinya kan kalau masyarakat ingin berpergian bisa lebih mudah membawa bukti kalau dirinya sudah divaksin. Tapi alangkah baik nya, masyarakat mengunduh aplikasi Peduli Lindungi," kata Taufik menyarankan, Rabu (18/8/2021).

Akan tetapi dirinya tidak mempersoalkan kalau ada warga yang ingin mencetak kartu vaksin dipercetakan.

"Sah-sah saja sebetulnya kalau ada masyarakat Kota Bekasi yang ingin mencetak kartu vaksin, saya juga cetak ko, tapi saya cetak sendiri lalu dilaminating,"katanya sambil membuktikan kebenaran tidak ada data apapun setelah dicetak.

BACA JUGA: Rahmat Effendi: Saya Baru Tahu Kartu Vaksin Dicetak Seperti KTP

Akan tetapi dirinya mengatakan, kalau Kementerian Perdagangan sudah menertibkan perdagangan jasa cetak kartu vaksin di platform marketplace (lokapasar) untuk mencegah kebocoran data pribadi masyarakat yang telah melakukan vaksinasi, yang sesuai dengan Pasal 58 Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

"Kementerian Perdagangan pun sudah lakukan penertiban bisnis tersebut, tapi sekali lagi silahkan saja kalau ingin mencetak. Lagi pula Disdukcapil hanya sebatas supporting system. Artinya tidak ada sangkut pautnya pada persoalan ini,"ujarnya.

Dia menambahkan, mendukung program percepatan vaksinasi yang dicanangkan pemerintah namun terkendala karena tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK) agar datang ke Disdukcapil Kota Bekasi.

"Kita akan buatkan kepada warga yang belum memiliki NIK, datang saja langsung Disdukcapil Kota Bekasi jangan  ke kantor Kelurahan ataupun Kecamatan,"ucapnya mengakhiri.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.